Jumat, 07 Agustus 2015

UNBELIVEBLE

Aku pikir ini blog tidak akan ada yang mau baca karena emang tidak seru… hehe.
Baiklah aku cuma mau shering cerita yang mudah-mudahan gak bikin kalian pembacanya muntah, jadi yang belum siap mental lebih baik siapin ember dan obat sakit perut kaya bodrek (*itu obat sakit kepala -_-“).

Part 1 Cipok dan baby

Aku adalah orang yang malas, pendiam dan sulit bergaul. Di kelas bahkan tidak sedikit punya temen. Malah terkadang ada temen cewek yang bertanya atas dasar dugaan yang menyayat hati dengan bilang “kamu itu homo ya? Kok pendiem banget dan jarang nongkrong bareng temen yang lain?”
Langsung aja aku jawab “ Gak, cuma lebih seneng send….” Belom selesai ngomong dia langsung pergi dengan yang lain. Bikin patah hati aja. Padahal cuma temen sih. (*aku tuh gak bisa diginiin)
Bikin tugas adalah hal yang paling bikin malas menurutku, kalau kalian bagaimana?
Kemarin karena malas lupa bikin tugas jadi rencana mau bikin di kampus. Sampai di kampus seperti hari normal biasanya semua orang lagi sibuk kerjain tugas di kelas dari yang nyontek sampai cewek yang marah-marah karena tugasnya di contek nyampur jadi satu di kelas yang lebih mirip pasar dadakan akibat musim tugas.
Saat tugas udah selesai dibuat dengan tangan sendiri saat itulah untuk mencocokkan dengan jawaban teman. Bukannya sombong tapi ngerjain sendiri itu lebih seru dan keren jadi bisa lebih ngerti. Yaa walaupun gak pinter banget, tapi yang penting usahanya, bener gak?
Merasa jawaban 100% pasti bener, dengan percaya diri aku berdiri dan akan nyontek mencocokkan dengan jawaban temen lain. Sampai ada satu temen cowok yang datang sambil menatap tajam kaya banteng mau nyeruduk langsung megangin tugasku dan bilang “Liat dong”.
Sekalian nyocokin dan dengan percaya diri bahwa itu bener ya aku kasih liat. Dan sebuah kalimat yang ajaib terucap dari mulutnya yang tak akan terlupakan sampai akhir hayat #dramatis.
“Woy coeg, udah ku bilangin dari tadi jawabanmu itu salah. Tak CIPOK kamu nanti”.
Dengan seketika kalimat ajaib itu menyebar ke antero kelas, buat kelas yang riuh pikuk jadi hening seketika dan yang ada hanya tatapan penuh kengerian dan praduga tak berdasar. Tapi dengan santainya, orang yang sudah melakukan perbuatan itu malah pergi dengan riang gembira keluar kelas. Dalam hati ingin berteriak “Whaaaaaattt… are you doing man?”
Ya, entah aku harus senang atau malu karena ada yang perhatian and mau *sensor aku. Mungkin senin depan aku gak usah masuk aja. Atau harus operasi pelastik dulu, ubah nama dan biodata, KTP, SIM, dan pindah yang jauh sampai tidak ada yang mengenali.
Nasi telah menjadi bubur, bubur kacang ijo. (*unbeliveble)
Kalian dapat menebak sendiri kelanjutan ceritanya….
Tapi ceritanya belum habis, sorenya aku ngechat sama temen jauh ku yang paling tidak dikangenin. Selesai ngasih semangat dan selamat karena tujuannya selama ini akan terwujud walau masih ada satu ujian lagi dia berterima kasih. Tapi kata yang tidak diinginkan mucul di layar HP.  

Dalam chat dia bilang “Thanks.baby love u”
Dalam hati “temen (dibaca :kamvret) gak tau diri udah di kasih semangat malah balasannya bikin mau muntah”.
Jadi langsung aja aku balas “… ke laut aja sna”.
Aku gak tau kenapa hidupku di penuhi orang-orang macam begini, yang bikin hidupku rusak dan tidak normal.
Mungkin ada yang tau?
Kalau ada tolong kirimin balasannya ya…!!!
Okey itulah ceritaku yang membosankan dan merusak moral bangsa, aku jadi ingin bilang NO DRUGS. (*gak nyambung)
Menyebalkan^^^
Sekian….



Tidak ada komentar:

Posting Komentar